MARKASJUDI88
- Banyaknya karangan bunga yang ditujukan kepada gubernur dan wakil gubernur Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Syaiful Hidayat, Rabu (26/4/2017).Beragam komentar miring pun bermunculan terkait kiriman karangan bunga tersebut.
Karangan bunga itu disinyalir jumlahnya mencapai ribuan.
MARKASJUDI88 pun berhasil melacak satu toko bunga yang mengirimkan sejumlah karangan bunga ke Balaikota Jakarta itu, yakni toko Lucky Florist.
Pemilik toko, Feriyanto (32) dan Lucyana (30) mengungkapkan hingga kini pesanan karangan bunga yang ditujukan kepada Ahok-Djarot kepada pihaknya masih berdatangan.
"Kemarin sudah mencapai angka 80, sekarang sudah 102," ujar pemilik Lucky Florist, Kamis (27/4/2017) di tokonya di kawasan Petojo Barat, Gambir, Jakarta Pusat.
Dikatakan dia, karangan bunga dipesan langganannya.
"Sebagian besar karena sudah langganan lama dan semakin banyak yang pesan karena hubungan relasi," ucap pemilik toko yang sudah berdiri 25 tahun tersebut.
Lucyana yang juga istri Feriyanto membantah isu karangan bunga tersebut awalnya dipersiapkan untuk kemenangan Ahok-Djarot.
"Tidak benar bahwa karangan bunga sebanyak itu dipesan oleh Ahok-Djarot, tapi dipesan langsung oleh warga masyarakat," ungkap Lucyana.
ia mengaku aneh dengan berkembangnya isu jika karangan bunga sengaja dipesan Ahok-Djarot.
MARKASJUDI88 GUDANG PREDIKSI JUDI TOGEL DAN BOLA TERJITU
"Saya juga bingung kenapa berkembang isu seperti itu karena pesanan baru masuk hari minggu, senin, dan selasa kami kerjakan setelah selesai langsung dikirim," katanya.
Feriyanto menjelaskan bahwa semua pesanan yang ditujukan kepada Ahok-Djarot berukuran standar yakni 1,5 meter kali 1,25 meter dengan harga minimal Rp 500 ribu.
Karyawan Lucky Florist yang berjumlah sekitar 15 orang masih tampak mengerjakan pesanan untuk Ahok-Djarot dengan tulisan seperti "Gubernur Terbaik yang Pernah Ada",
"Pak Ahok & Pak Djarot Terima Kasih Atas Kerja Keras & Cinta Kalian Yang Sungguh Berarti Untuk Jakarta", dan lain-lain.
Lucyana mengatakan soal tulisan ia tidak bisa memaksa pelanggan untuk menuliskan identitasnya.
SARANA118 AGEN JUDI TOGEL ONLINE TERPERCAYA
"Mungkin satu masalahnya adalah si pemesan tidak mencantumkan identitas, tapi kami tidak bisa memaksa mereka. Pelanggan adalah raja," jelasnya.
Feriyanto dan Lucyana sendiri ogah memikirkan komentar negatif di media sosial mengenai karya mereka.
"Kami tidak masalah, syukur pesanan justru semakin banyak. Kami kan hanya berjualan, tidak mau kami ikut-ikutan di politik," kata Feriyanto.

Komentar
Posting Komentar